BPRS Bhakti Sumekar Luncurkan Produk Tabungan Ukhuwah sekaligus Gelar Seminar Literasi Keuangan

Uncategorized758 Dilihat

SUMENEP, maduranetwork.com – PT. BPRS Bhakti Sumekar menggelar Seminar Literasi Keuangan bersama camat dan kepala desa se Kabupaten Sumenep, sekaligus meluncurkan Produk Tabungan Ukhuwah.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, mengatakan, masyarakat sangat penting untuk memahami literasi keuangan, supaya tidak terperangkap dalam investasi yang merugikan dalam menggunakan fasilitas pinjaman dana.

“Kami mengharapkan acara ini memberikan pengetahuan dan wawasan tetang program BPRS Bhakti Sumekar, sehingga masyarakat semakin cerdas dan bijak dalam mengelola ataupun menggunakan fasilitas pinjaman dana,” kata Hairil Fajar di sela-sela kegiatannya, di Aula Pesantren Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) Madura, Rabu (06/09/2023).

Pihaknya berkomitmen untuk membantu masyarakat meraih pemahaman lebih baik tentang mengatur keuangan, serta mendapatkan akses pinjaman dana seperti permodalan untuk mengembangkan usaha.

“BPRS Bhakti Sumekar melalui berbagai program dan kebijakannya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, seperti kemajuan UMKM dan usaha dalam rangka mendukung pembangunan di daerah,” terang Hairil Fajar.

Pada sisi lain, Hairil Fajar menyatakan, produk tabungan Ukhuwah bukan sekadar investasi berupa simpanan, namun menawarkan bagi hasil yang kompetitif, sebagai alternatif untuk mengelola keuangan masyarakat dengan bijak.

“Selain itu, produk ini memberikan kesempatan kepada pemilik rekening untuk memenangkan hadiah menarik, seperti umrah dan lainnya pada periode tertentu,” ungkapnya.

Diharapkan, tabungan Ukhuwah merupakan tabungan bersama BPRS se-Indonesia menjadi produk tabungan yang bermanfaat bagi nasabah BPRS Bhakti Sumekar, karena kehadirannya tidak sekedar simpanan, melainkan juga berperan dalam memperkuat persaudaraan dan kebersamaan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada nasabah dan camat, serta kepala desa yang selama ini telah bekerja sama dengan BPRS Bhakti Sumekar, seperti penyaluran bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD),” pungkas Hairil. (mc/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *