Bupati: Perjuangan NU di Indonesia dan Dunia Nyata

SUMENEP712 Dilihat

PAMEKASAN, maduranetwork.com – Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam – Fattah Jasin hadir langsung dalam acara peringatan puncak satu abad Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat di Lapangan Pegantenan, Rabu (15/2/2023) malam.

Hadir juga Kapolres Pamekasan, AKBP Satria Permana, Komandan Kodim 0826 Pamekasan, Letkol Inf. Ubaidillah, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan.

“Alhamdulillah, perjuangan Nahdlatul Ulama di Indonesia dan dunia sudah nyata kita rasakan, sumbangsih besar NU sungguh nyata. NU mengajari kita semua untuk senantiasa menjalankan amaliyah diniyah yang rasional, dan berpijak kepada nilai-nilai kebudayaan yang kita miliki,” kata bupati.

Menurutnya, NU mengajarkan cinta damai dalam hidup berbangsa dan bernegara dengan segudang perbedaan ras, suku, dan agama. Bagi NU, perbedaan tidak menjadi alasan untuk berpecah belah dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

Ia menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Pamekasan yang telah ikut serta menjaga stabilitas, keamanan dan ketertiban umum. Hal itu juga berkat bimbingan para alim ulama, tokoh masyarakat, dan TNI/Polri yang telah bekerja sama dengan pemerintah kabupaten.

“NU mengajak kita semua untuk menghormati ulama’, habaib, serta berpondasikan ‘al muhafadza ala al qodimi al ashlah, wal akhdzu bil al jadidi al ashlah’ disatukan dengan semangat keindonesiaan, kebersamaan dalam beragama,” tandasnya.

Dia menyampaikan, pihaknya bersyukur NU telah memberikan sumbangsih pemikiran untuk kemajuan dan tegaknya NKRI. Menebarkan nilai cinta dan kasih sayang dalam bingkai perbedaan itu menjadikan bangsa Indonesia memiliki kesadaran yang komplek, dan padu untuk senantiasa berkontribusi kepada bangsa dan negara.

“Mudah-mudahan NU terus membimbing ummat, mengajak ummat berbuat baik, soleh, serta menyatukan hati dan pikiran mencintai sayyidina Muhammad SAW, mengajarkan dan mengamalkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin, serta mendorong kita semua sebagai warga Indonesia mencintai Indonesia, Islam, dan mencintai kemanusiaan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *