Desa Wisata Klobur di Sampang Masuk 500 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia

Uncategorized72 Dilihat

SAMPANG, maduranetwork.com – Desa Wisata Klobur yang terletak di Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, berhasil meraih prestasi dengan masuk dalam 500 besar desa wisata terbaik dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2024.

Desa ini dikenal dengan keberadaan spot ‘berung ngambeng’ atau warung apung yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Ridla’i, perwakilan dari Badan Kerjasama Antar Desa (BKD) dan Pembina Wisata Mangrove Sreseh (WMS), menyatakan bahwa Desa Wisata Klobur berambisi untuk masuk dalam 50 besar ADWI mewakili Kabupaten Sampang.

Untuk mencapai target tersebut, persiapan yang matang diperlukan, termasuk dalam hal kelembagaan, konservasi lingkungan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), ekonomi kreatif, dan pelestarian kebudayaan.

“Dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Desa dan Kabupaten, sangat dibutuhkan dalam pengembangan desa wisata ini. Kami bersyukur tahun ini mendapat dukungan dari dana desa (DD) untuk mempercantik akses jalan menuju ‘Berung Ngambeng’,” ujar Ridla’i.

Meskipun telah menunjukkan potensi yang menjanjikan, masih terdapat pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan, seperti pembenahan SDM dan pengembangan spot wisata. Namun, keberadaan ‘Berung Ngambeng’ telah berhasil menarik minat wisatawan dari Kabupaten Sampang dan daerah sekitarnya.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disporabudpar) Sampang, H. Marnilam, melalui Kabid Pariwisata Endah Nursiskawati, berharap agar Desa Wisata Klobur dapat melaju ke tahap kurasi selanjutnya. Mereka bertekad untuk mendukung agar perwakilan Desa Wisata Kabupaten Sampang dapat mencapai pencapaian yang lebih tinggi dalam ADWI tahun ini.

Pihak terkait juga menegaskan komitmen mereka untuk mengawal proses penilaian dan memastikan data kurasi tahapan selanjutnya direview dengan baik oleh dewan juri. Mereka bertekad untuk mematangkan Desa Klobur sebagai calon desa wisata yang mampu bersaing dan masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Tahun 2024. (red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *