Diresmikan Wabup, Kini SMAN 1 Bluto miliki Musola dan Laboratorium Fisika

SUMENEP793 Dilihat

SUMENEP, maduranetwork.com – SMAN 1 Bluto, Sumenep, kini memilili sarana dan prasarana pendidikan berupa dua buah bangunan, yaitu musola dan laboratorium fisika.

Bangunan musola yang menghabiskan dana Rp500 juta itu dibangun di atas lahan seluas 238 m2 (17 m x 14 m) milik sekolah. Adapun sumber dananya berasal dari masyarakat dan pihak sekolah.

Sedangkan ruang laboratorium fisika dibangun di atas lahan tanah seluas 120 m2 (15 m x 8 m). Untuk laboratorium ini anggaran berasal dari dana alokasi umum (DAK) tahun 2022 sebesar Rp386 juta lebih

Musola yang diberi nama Al-Amien itu diresmikan Wakil Bupati Sumenep, Hj Dewi Khlaifah SH, MH, M.Pd.I, Rabu (8/2) yang ditandai pengguntingan pita.

Selain Musola Al-Amien, wabup juga meresmikan ruang laboratorium fisika.

Tampak hadir dalam peresmian tersebut, Plt. Kacabdindik Provinsi Jawa Timur Wilayah Sumenep, Ali Afandi, S.Pd, MT, Kasek SMAN 1 Bluto, Amin Dasuki, komite sekolah, serta para guru dan staf.

Dalam sambutannya, wabup menegaskan pentingnya makna membangun dan menghidupkan serta memanfaatkan tempat ibadah dengan kegiatan ibadah di lingkungan sekolah.

Menurut wabup, hal itu sebagai pondasi dalam meningkatkan keimanan sebagai bekal kelak di akhirat.

“Intinya kita berusaha memakmurkan masjid, cintai masjid, jadikan masjid ini sebagai kendaraan kita nanti melintas di shiratal mustaqim,” pesannya.

Sementara Plt. Kacabdindik Provinsi Jatim Wilayah Sumenep, Ali Afandi menyampaikan bahwa berdirinya masjid akan lebih mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa.

“Harapan saya agar siswa diarahkan untuk sholat berjamaah di masjid serta memanfaatkan masjid sebagai tempat kegiatan keagamaan,” katanya.

Kacabdindik Jatim Wilayah Sampang ini juga menyampailan terima kasih kepada semua pihak yang ikut berpastisipasi dalam pembangunan masjid. “Atas keihlasannya, semoga ini menjadi amal jariyah,” pungkas Ali.

Sementara itu, Kasek SMAN.1 Bluto, Amin Dasuki menjelaskan bahwa pembangunan musola membutuhkan waktu sampai lima tahun. Mengenai sumber dana, tambah Amin, berasal dari partisipasi masyarakat, wali siswa dan internal sekolah.

Sedangkan pembangunan gedung laboratorium memakan waktu 120 hari dimana sumber dananya berasal dari DAK tahun 2022.

“Saya berharap keberadaan laboratorium dapat meningkatkan intelegensi dan knowledge atau pengetahuan. Sedangkan berdirinya musola Al-Amien kami harapkan dapat meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujarnya. (yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *