FKP Regsosek di Kelurahan Karangduak Targetkan Data Akurat

SUMENEP665 Dilihat

SUMENEP, maduranetwork.com – Pelaksanaan program Forum Komunikasi Publik (FKP) tahun2023 di Kabupaten Sumenep oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep sudah berjalan pada tahap ke-5.

Setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di Desa Kolor, Pamolokan, Bangkal, dan Pabian, pelaksanaan tahap ke-5 dilaksanakan di Kelurahan Karangduak, Kecamatan Kota Sumenep bertempat di Balai Kelurahan Karangduak, Senin, (8/5).

Dalam pelaksanaan FKP berkoordinasi dengan 15 ketua RT yang dilakukan secara bertahap menjadi dua sesi untuk dilakukan klarifikasi hasil pendataan Registrasi Sosial dan Ekonomi (Regsosek) pada tahun 2022 oleh tim Petugas BPS.

FKP dipimpin Camat Kecamatan Kota Sumenep, Faruk Hanafi, S.Sos, M.Si sekaligus sebagai fasilitator yang didampingi Lurah Karangduak, Hamid Arief, S.Sos dan Tim Pendamping BPS, Doni. Hadir pula Babimkamtibmas dan Babimsa Kelurahan Karangduak beserta tujuh ketua RT dan satu ketua RW.

Dalam sambutannya Camat Faruk menyampaikan beberapa hal sesuai harapan Bupati Sumenep Achmad Fauzi agar dapatnya Kabupaten Sumenep bukan lagi menjadi kabupaten miskin peringkat ketiga dari 38 kabupaten/kota se Jawa Timur.

“Dengan adanya pelaksanaan FĶP Regsosek ini saya berharap agar para ketua RT memberikan data keterangan yang benar mengenai status sosial ekonomi masyarakat,” jelas Faruk.

“Hal itu karena berkaitan dengan harapan Bapak Bupati Sumenep agar Kabupaten Sumenep ini tidak berstatus kabupaten miskin lagi dari 38 kabupaten di Jawa Timur yang akibatkan oleh data sosial ekonomi yang salah,” lanjut camat teladan peringkat kedua ini.

Sementara Lurah Karangduak Hamid Arief, kepada maduranetwork menyatakan bahwa jumlah ketua RT se kelurahan Karangduak ini sebanyak 15 RT yang akan mengikuti pelaksanaan FKP dan akan dibagi dua tahap jadwal pelaksanaannya.

“Harapan saya agar data yang diberikan oleh Ketua RT falid dan akurat sesuai dengan realita,” pungkasnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan pencocokan data masyarakat katagori sangat miskin, miskin, rentan miskin dan tidak miskin (mampu) antara ketua RT dengan tim dari BPS Sumenep. (yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *