Inflasi Tahunan Sumenep Mencapai 5,29 Persen pada Oktober 2023

Uncategorized1090 Dilihat

SUMENEP, maduranetwork.com – Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep mengungkapkan bahwa inflasi tahunan masih membayangi daerah ini pada Oktober 2023.

Angka inflasi tahunan atau year on year (y-o-y) mencapai 5,29 persen, yang menjadikan Sumenep sebagai kota inflasi y-o-y tertinggi di Jawa Timur. Dalam perbandingan yang sama, Kota Madiun mencatat inflasi terendah sebesar 2,41 persen.

Kepala BPS Kabupaten Sumenep, Ribut Hadi Candra, SH, MM, mengonfirmasi angka-angka ini. “Laju inflasi itu menempatkan Sumenep sebagai kota inflasi y-o-y tertinggi di Jawa Timur. Sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota Madiun sebesar 2,41 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 114,45,” kata Ribut Hadi Candra.

Inflasi terjadi karena kenaikan harga yang memengaruhi sebagian besar kelompok pengeluaran. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami kenaikan harga sebesar 9,55 persen. Selain itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 7,86 persen, kelompok pakaian dan alas kaki naik sebesar 4,84 persen, dan kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga mengalami kenaikan sebesar 3,62 persen.

Kenaikan harga juga terjadi pada kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,82 persen, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik sebesar 2,42 persen, kesehatan naik sebesar 2,29 persen, pendidikan naik sebesar 2,25 persen, rekreasi, olahraga, dan budaya naik sebesar 2,03 persen, transportasi naik sebesar 1,14 persen, dan informasi, komunikasi, dan jasa keuangan naik sebesar 0,89 persen.

“Untuk tingkat inflasi bulanan atau month to month (m-to-m) Oktober 2023 sebesar 0,63 persen dan tingkat inflasi tahun kalender atau year to date (y-to-d) Oktober 2023 sebesar 3,44 persen,” ungkapnya.

Inflasi yang terus meningkat di Sumenep merupakan tantangan bagi stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat. Pemerintah daerah, bersama dengan para pemangku kepentingan, mungkin akan perlu mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah ini dan memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga di tengah kenaikan harga. (rj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *