Jalan Perbatasan Desa Rusak Puluhan Tahun, Pemdes Rubaru Terkesan Tutup Mata

Uncategorized37 Dilihat

SUMENEP – Ruas jalan di Desa Rubaru, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Madura, mengalami kerusakan parah. Kerusakan ini terjadi tepat di perbatasan dengan Desa Karangnangka. Jalan yang rusak ini merupakan jalur utama bagi para siswa yang menuju Sekolah Dasar (SD) Satu Atap Karangnangka dan juga menjadi jalur utama menuju jalan raya Rubaru.

Lukman, warga Dusun Talaga, mengungkapkan bahwa kondisi jalan tersebut sudah lama rusak dan tampaknya dibiarkan oleh pemerintah desa (Pemdes) setempat. “Jalannya memang sudah lama rusak parah,” katanya.

Lukman menjelaskan, badan jalan dipenuhi dengan tonjolan batu besar yang menyulitkan kendaraan untuk melintas dan rawan kecelakaan. Aspal jalan pun sudah tidak tersisa lagi. Namun hingga saat ini, belum ada tanda-tanda perbaikan dari Pemdes Rubaru.

“Kasian anak-anak yang mau sekolah. Orang tua yang mengantar dengan sepeda motor harus sangat berhati-hati karena kadang hampir jatuh. Bahkan anak-anak yang membawa sepeda ontel harus turun terlebih dahulu jika ingin melewati jalan tersebut,” terang Lukman.

Selain itu, kerusakan jalan ini juga menyulitkan para petani dalam mengangkut hasil panen mereka. “Karena jalannya rusak, seringkali sepeda motor yang digunakan oleng dan hampir jatuh,” keluhnya.

Lukman menambahkan bahwa warga sudah sering menyampaikan permasalahan ini kepada Pemdes Rubaru, namun tidak ada tindak lanjut. Dia menegaskan bahwa seluruh warga Desa Rubaru berhak mendapatkan akses jalan yang baik.

“Pemdes tidak boleh pilih kasih. Karena itu, kita mohon kepada Pemdes Rubaru agar segera memperbaiki ruas jalan yang rusak,” pintanya.

Menanggapi keluhan tersebut, Penjabat (PJ) Desa Rubaru, Fathurrahman, mengakui sering menerima keluhan dari masyarakat terkait jalan rusak itu. “Saya bukannya tidak mau memperbaiki, bahkan saya ingin segera memperbaikinya karena setiap kali bertemu warga, mereka selalu mengeluhkan kondisi jalan tersebut,” jawabnya.

Namun, pria yang akrab dipanggil Paong ini tidak menjelaskan alasan mengapa jalan tersebut belum segera diperbaiki. Masyarakat pun berharap agar Pemdes Rubaru dapat segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jalan yang rusak demi kenyamanan dan keselamatan bersama. (sdm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *