Karapan Kambing Championsip Sumenep 2023

SUMENEP1089 Dilihat

SUMENEP,maduranetwork.com – Madura tak hanya popular dengan budaya karapan sapi. Tradisi lainnya yang tak kalah menariknya adalah lomba karapan kambing. Karapan kambing ini juga merupakan budaya turun temurun yang harus terus dijaga kelestariannya.

Untuk Itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, melalui paguyuban karapan Kambing memasukkan program tersebut pada kalender Sumenep tahun 2023.

Rencana lomba akan digelar di Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Sumenep, Puluhan pemilik karapan kambing se Madura, bahkan luar Madura sudah menyatakan berpartisipasi dalam event tersebut. Namun demikian panitia mematok target 72 peserta yang bisa mengikuti lomba tersebut.

Untuk diketahui, karapan kambing mirip dengan karapan sapi. Bedanya orang yang menjadi joki atau yang mengendalikan kambing berlari di belakang hewan tersebut. Sementara pada Karapan sapi, joki sapi berdiri pada alat yang menghubungkan dengan sepasang sapi.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep Mohammad Iksan mengatakan bahwa pada event karapan Kambing tidak ada kriteria khusus dari jenis kambing yang digunakan.

“Sebanyak 72 peserta akan mengikuti karapan kambing yang masuk final dari babak penyisihan sebelumnya, dan ini karapan Kambing bagian dari rangkaian kegiatan kalender Sumenep tahun 2023,” jelasnya.

Masih kata iksan, kegiatan karapan Kambing diharapkan menjadi wisata lokal khas Sumenep yang akan menarik minat wisatawan lokal, wisatawan domistik maupun wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Sumenep.

“Disisi lain dari kegiatan karapan Kambing, diharapkan bisa mengembangkan produk lokal UMKM, untuk itu, mengajak seluruh warga untuk hadir memeriahkan acara karapan Kambing, tentunya dengan hadiah pemenang yang akan disiapkan 6 unit sepeda motor,” harapnya.

Ia menambahkan bahwa pada hari Minggu, 12 Maret 2023, ada tiga even sekaligus yang digelar, diantaranya lomba Burung Puter Piala Bupati (lokasi di Parsanga) jam 08.30, karapan kambing jam 10.00 dan Dragbike di lingkar Barat jam 12.00.

Menurut mantan kadis Sosial ini, even ini merupakan kolaborasi dari Disbudporapar, BPBD, DKPP, Kecamatan Bluto dan Kecamatan Saronggi selaku tuan rumah.

Sementara itu, hal senada disampaikan Ketua Paguyuban Karapan Kambing, H Yadik. Pihaknya senantiasa berupaya untuk melestarikan budaya karapan Kambing agar tetap terjaga kelestariannya.

“Kegiatan karapan Kambing juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara sesama penggemar karapan Kambing dan masyarakat lainnya,” tegasnya

Ia menambahkan bahwa pihaknya sangat berterimakasih kepada Pemkab Sumenep, terutama Bupati Achmad Fauzi karena sudah mendukung penuh even Karapan Kambing tersebut.

“Kami akan selalu siap untuk menyukseskan rangkaian kalender even yang digagas oleh Bupati Fauzi tahun ini dan yang akan datang,” pungkasnya. (sdm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *