Pertahankan Warisan Budaya Lokal, Babinsa Apresiasi Pencak Silat

Uncategorized804 Dilihat

SUMENEP, maduranetwork.com – Memperkuat pertahanan diri, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0827/16 Gapura Sertu Mofiq melakukan pendampingan pemuda dan pemudi saat latihan pembukaan seni beladiri (pencak silat).

Kegiatan itu berlangsung di halaman Balai Desa Gapura Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep, Kamis (07/09/2023).

Sertu Mofiq menjelaskan, seni bela diri pencak silat berasal dari Indonesia yang ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya tak benda.

“Seni bela diri pencak silat juga dikenal di negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia, Brunei, Singapura, Filipina dan Thailand,” ujarnya.

Dikatakan, selain pendampingan kepada muda mudi yang sedang melaksanakan latihan pencak silat, sekaligus monitoring yang dilakukannya bertujuan untuk menjaga kondusifitas kegiatan serta menjalin keakraban antara TNI dengan masyarakat.

“Kebetulan saya sebagai Babinsa di Koramil 16/Gapura mengenai latihan pencak silat ini, anak-anak sudah biasa menggelarnya setiap sore selepas Salat Ashar,” ujar Sertu Mofiq.

Pihaknya juga berharap, dengan adanya kegiatan seperti ini, dapat terwujud kemanunggal antara TNI dengan rakyat.

Untuk itu, pihaknya berpesan kepada peserta latihan, dengan adanya kegiatan seperti ini gunakan sebagai alat untuk menyambung tali persaudaraan kepada seluruh peserta latihan.

“Jangan sombong dan arogan, kalaupun peserta punya kemampuan seperti ini harus selalu rendah diri dan yang paling utama adalah tetap pelihara kerukunan antar perguruan silat, sehingga kondisi di wilayah kita selalu aman dan kondusif,” pungkasnya. (mc/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *